Suara.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni (77) meninggal dunia di RS Gatot Subroto. Seperti disampaikan putranya, Irvan Basyuni, melalui telepon kepada Antara, Selasa (20/9/2016), Maftuh wafat setelah beberapa hari sempat dirawat di rumah sakit tersebut.
Sebelumnya, almarhum disebutkan juga sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Malaysia. Di rumah sakit tersebut, Maftuh sempat menjalani penyinaran untuk penyakit kankernya di sekitar paru-paru.
Pada Selasa petang, mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama beberapa menteri, dilaporkan sempat membesuk Maftuh di rumah sakit tersebut.
Muhammad Maftuh Basyuni SH yang terlahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 4 November 1939, merupakan Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I pimpinan Presiden SBY.
Almarhum tercatat menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, pada tahun 1968. Lalu pada periode 1976-1979, Maftuh tampil sebagai Sekretaris Pribadi Duta Besar (Dubes) Indonesia di Jeddah.
Selain sempat menjadi kepala rumah tangga kepresidenan saat Presiden Soeharto memimpin Indonesia, Maftuh juga menjabat Sekretaris Negara pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Lantas sejak 2002 lalu, Maftuh menjabat sebagai Dubes RI untuk Arab Saudi, dan pada tahun 2004, Maftuh sempat tampil sebagai Ketua Delegasi Indonesia pada Pertemuan Tingkat Menteri OKI. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam