Suara.com - Bakal Calon Gubernur Agus Harimurti Yudhoyono kikuk ketika disinggung soal cidera punggung yang menimpanya. Dia tidak menjawab ketika pewarta menanyakan perihal cidera punggung yang dianggap mematikan karir militernya.
"Apa? Kenapa? Apa? Cidera punggung apa?" kata Agus terlihat kikuk.
Hal itu ditanyakan jurnalis usai Agus menjalani tes psikologi di RSAL Mintohardjo, Tanah Abang, Jakarta, Minggu (25/9/2016).
Agus yang ditemani istrinya, Aulia Pohan bergegas naik mobil Rubicon berplat B 115 SHW. Agus meluncur ke Kantor Badan Narkotika Nasional untuk menjalani tes narkoba.
Rangkaian tes yang dia lakukan hari ini merupakan persyaratan untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Soal isu cidera punggung dan tak akan bisa menjadi jenderal itu beredar di kalangan jurnalis lewat pesan berantai. Isi pesan itu mengatakan Agus mengalami cidera tulang belakang akibat diinjak oleh senior pelatihnya. Cidera itu membuat Agus sulit bergerak.
Cidera itu menjadi hambatan Agus untuk menjadi perwira tinggi hingga jenderal. Namun di balik cidera itu, Agus merupakan sosok yang cerdas. Di usianya yang ke-38 tahun dan berpangkat mayor infanteri, Agus sudah mengantungi 3 gelar master, M.Sc., MPA., dan M.A.
Sehingga kecerdasan Agus itu, ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono lebih 'mengarahkan' anaknya ke karier politik. Pengalaman politik Agus dimulai dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta. Jika tidak berhasil, Agus bisa diproyeksikan Partai Demokrat maju ke Pilpres 2019 dan 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan