Suara.com - Setelah hampir tiga minggu rehat, balapan motor paling terkemuka di dunia, MotoGP, akan kembali hadir. Kali ini, Sirkuit Motegi, Jepang, dapat kehormatan jadi tuan rumah seri ke-15.
Sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,8 km ini memiliki karakter gabungan antara trek cepat dan lambat. Sirkuit ini kembali jadi tuan rumah pagelaran MotoGP pada 2004 setelah empat tahun sebelumnya balapan Grand Prix Jepang digelar di Sirkuit Suzuka.
Berikut lima fakta menarik GP Jepang yang dikutip dari berbagai sumber:
1. Legenda balap Amerika Serikat, Kevin Schwantz, jadi pebalap yang paling banyak memenangi GP Jepang di kelas para raja (500cc/MotoGP); 4 kali--1988, 1989, 1991, 1994.
2. Hanya ada dua pebalap yang tercatat pernah meraih hattrick beruntun di GP Jepang, yakni Loris Capirossi (2005-2007) dan Valentino Rossi (2001-2003).
3. Yamaha jadi pabrikan yang paling banyak memenangi GP Jepang dalam satu dekade terakhir; 4 kali (Rossi 1x, Jorge Lorenzo 3x). Selanjutnya, diikuti pabrikan Honda dan Ducati, masing-masing tiga kali.
4. Dalam tujuh tahun terakhir, pebalap asal Spanyol mendominasi enam diantaranya; Lorenzo (2009, 2013, 2014) dan Dani Pedrosa (2011, 2012, 2015). Sementara, pebalap di luar Spanyol yang memenangi balapan di GP Jepang dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir adalah Casey Stoner (Australia/2010).
5. Lorenzo masih memegang rekor pebalap tercepat (lap record) dalam balapan di Sirkuit Motegi, yakni 1 mneit 45,350 detik. Rekor itu dibuat Lorenzo pada tahun 2014 dengan kecepatan rata-rata 164 km/jam.
Berita Terkait
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim