Suara.com - Tragis. Tangan bocah berusia sekitar tiga tahun terjepit eskalator lantai dasar Pacific Place Mall, Jakarta Selatan, pada Senin (17/10/2016) sore.
Saksi mata bernama Fendy (38) menceritakan kronologis peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB itu.
"Saya dengar mas, ada suara teriakan mas, dan ramai-ramai ternyata anak kecil nangis - nangis," kata Renaldi kepada Suara.com.
Melihat kejadian tersebut, Fendy langsung mendekati si anak.
"Dia, kejepit saat pegangan eskalator. Lupa kayaknya mas, asik megang sampai ke bawah, jadinya terjepit," kata Fendy.
Kejadian ini langsung menarik perhatian. Petugas mal langsung merapat. Mereka segera mematikan eskalator.
Petugas buru-buru menolong korban. Selama kurang lebih 30 menit proses pertolongan berlangsung.
"Dibongkar mas pegangan eskalator. Tangan anaknya saya lihat berdarah. Hampir 30 menit kejepit. Sampai nangis anaknya nggak keluar lagi, langsung dibawa mas, nggak tahu dibawa ke rumah sakit mana," ujar Fendy.
Petugas keamanan mall tak mau memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut.
Petugas keamanan melarang wartawan mengambil foto tempat kejadian perkara.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Pasukan Ungu Muncul di Jakarta, Apa Sih Kerjaan Mereka?
Isu Keluarga Mirna Hamburkan Uang, Pengacara Jessica: Buat Apa?
Mendadak Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara, Ada Apa?
Jaya Suprana Sempat Takut Pecah Perang Gara-gara Ucapan Ahok
Ahok: Kalau Dia Ancam Celakakan Saya, Itu Urusan Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan