Suara.com - Ayah Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, mendadak menjadi perhatian di ruang sidang jelang pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum kepada terdakwa Jessica Kumala Wongso. Darmawan meminta maaf kepada ketua tim kuasa hukum terdakwa karena selama ini Darmawan sering melontarkan pernyataan keras.
"Pak Otto, Yudi saya minta maaf kalau selama ini saya kasar," kata Darmawan jelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).
Darmawan menjelaskan sikapnya selama ini muncul karena emosi sebagai orangtua yang sedih melihat anaknya meninggal karena dibunuh, lalu tim pengacara membela terdakwa.
"Ini semua karena selama ini dia belain penjahat (Jessica)," kata dia.
Meski Otto sering merasa dicela oleh Darmawan, Otto tidak mempersoalkannya.
"Dia memang banyak mencela saya, menghina saya Otto bodohlah, tapi saya ini kan nggak lihat satu pihak. Prinsip hidup saya tinggi bukan karena dipuji dan rendah, karena dihina. Saya tinggi karena perbuatan saya dan rendah karena perbuatan saya juga," kata Otto
Otto menerima permohonan maaf yang disampaikan Darmawan.
"Bukan karena Darmawan hina saya jadi rendah dan orang puji saya jadi tinggi. Apapun yang dilakukan Darmawan saya sudah maafkan. Saya maafkan dia (Darmawan)," kata Otto.
Berita Terkait
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar