Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Propinsi DKI Jakarta membuka kampanye Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017 dengan mengundang para pasangan calon untuk mendeklarasikan kampanye damai dan berintegritas. Diharapkan, Pilkada yang aman akan terwujud dengan dilakukannya deklarasi damai yang dihadiri oleh beberapa pihak tersebut termasuk kepolisian Daerah Metro Jaya.
Dalam sambutanya, Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Suntana meminta kepada para pasangan calon dan pendukungnya untuk tidak saling membenci.
"Tidak perlu saling menghujat atau saling menghasut. Semua harus aman. Kalau terjadi apa-apa dengan Jakarta, akan berpengaruh kepada bangsa Indonesia," kata Suntana dalam acara deklarasi kampanye damai di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).
Usai acara tersebut, kepada para padangan calon dan pendukungnya melakukam aksi demo dengan rute Jalan MH.Thamrin yang berputar di Bundaran Hotel Indonesia, lalu berbalik ke Jalan Medan Merdeka Barat terus ke arah Jalan Gadjah Mada Harmoni lalu kembali ke Monas. Saat memulai kampanye begitu banyak warga yang tidak menggunakan helm saat ikut berkonvoi dengan pasangan calon.
Dari antara mereka ada yang sempat meminta izin dan meminta maaf kepada para polisi yang berada di pinggir jalan.
"Pak maaf ya Pak, kita tidak pakai helm, kita mau ikut kampanye dulu," kata salah satu pendukung Ahok-Djarot lalu pergi meninggalkan Polisi tersebut.
Setelah mendengar sapaan berupa minta maaf dari pendukung tersebut, sang poliso pun tidak melarangnya. Dia malah tertawa dan menyetujuinya, namun dia memberikan persyaratan.
"Tidak apa-apa, silahkan saja, yang paling penting damai ya," kata Sang Polisi sambil tertawa membalas sapaan pengendara motor yang lewat.
Dalam kampanye damai hari ini, masing-masing pasangan calon membawa pendukungnya. Mereka datang ke Monas, ada yang sejak pagi tadi, namun ada juga yang datang siang, hanya ikut berpawai bersama saja.
Selama kurang lebih 3 bulan tepatnya selama 107 hari kedepan, pasangan calon akan melakukan aksi Kampanye dengan cara mereka masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk