Suara.com - Badan SAR Nasional Kendari, Sulawesi Tenggara mengevakuasi penumpang Kapal Motor (KM) Cahaya Abadi 01 GT 06 yang mengalami mati mesin mendadak dan nyaris tenggelam.
Humas Basarnas Kendari Wahyudi, di Kendari, Sabtu malam, mengatakan KM Cahaya Abadi berpenumpang enam orang itu mengalami mati mesin saat melakukan pelayaran rute Kendari-Perairan Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (29/10), pukul 17.45 waktu setempat.
"Untungnya, salah satu dari awak KM Cahaya Abadi tersebut langsung menghubungi emergency center Basarnas Kendari, sekitar pukul 18.40 waktu setempat," katanya pula.
Wahyudi mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, maka pihaknya segera mengirim sebanyak 10 personel melalui tim rescuer Basarnas Kendari.
"Tim kami langsung mendatangi lokasi kejadian dengan mengunakan Rigid Inflatable Boat," kata dia.
Saat ini, kata Wahyudin, tim rescuer Basarnas Kendari sudah melakukan evakuasi para awak kapal sebanyak enam orang.
Wahyudi mengaku belum mengetahui pasti penyebab KM Cahaya Abadi itu mati mesin, sehingga nyaris tenggelam saat diombang-ambingkan ombak.
"Apakah karena cuaca buruk atau memang mesin kapal motor itu sudah tak layak digunakan, kami belum dapat informasi pasti penyebabnya," ujarnya lagi. [Antara]
Berita Terkait
-
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi ABK KM Bintang Laut, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban di Perairan Arafura
-
Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
-
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, YLKI Minta Audit Independen dan Tanggung Jawab Operator!
-
Kabar Duka! Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo
-
Kapal Surya Bahari Tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu, 7 Korban Ditemukan Hidup, 1 Masih Hilang
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi