Suara.com - Semakin malam, Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat semakin dipadati anggota ormas Islam yang akan demonstrasi di Istana Merdeka, besok.
Kepala Kepolisian Sektor Sawah Besar Komisaris Polisi Ridwan R. S. mengatakan warga yang malam ini berkumpul di Istiqlal sekitar 350 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah.
"Sampai saat ini sudah 350 jamaah yang berkumpul di Istiqlal, ada yang dari Jawa Tengah, DKI, Padang," ujar Ridwan di kawasan Masjid Istiqlal.
Ridwan memprediksi jumlah anggota ormas yang malam ini datang ke Istiqlal akan terus bertambah.
"Ada informasi sekitar 240 orang dari Lampung sedang bergerak. Kami masih pendataan," tuturnya.
Ridwan mengimbau kepada warga untuk tetap menjaga perdamaian agar suasana tetap kondusif. Polisi, kata Ridwan, saat ini berjaga-jaga di sekitar Istiqlal dan di berbagai tempat vital di Ibu Kota.
"Kami jaga agar publik nggak keganggu. Pendemo juga bagian dari publik. Mereka dari luar daerah, warga kita juga dan dalam volume besar akan koordinasi dengan pihak Istiqlal, akan tampung mereka," kata Ridwan.
Demonstrasi ormas Islam mengangkat isu dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka menuntut kasus Ahok diproses hukum.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China