Suara.com - Di tengah berlangsungnya demonstrasi ormas Islam di sekitar Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, ada aksi simpatik yang dilakukan sejumlah santri asal Bogor, Jawa Barat. Mereka memunguti berbagai sampah yang dibuang demonstran ke jalan. Aksi simpatik ini dinamai Demo Bersih.
Menurut Koordinator Aksi Demo Bersih Achmad (45) aksi ini dilakukan dengan mengacu pada ajaran Islam tentang kebersihan.
"Kami bersama teman-teman, sangat peduli dengan kebesaran dan kemuliaan Islam, karena kami yakin islam merupakan agama yang bersih di dunia ini, maka kami dan teman teman berkumpul dan bergerak bersama sama untuk menjaga kebersihan Jakarta pada demo ini," ujarnya kepada Suara.com.
Kelompok ini akan terus mengikuti jalannya demonstrasi hari ini dan akan membersihkan sampah-sampah yang berceceran. Dengan demikian, aksi umat Islam akan tetap meninggalkan kesan yang baik.
"Kita akan mutar terus sepanjang demo dan sampah akan dikumpulkan ke tempat yang pembuangan yang sebenarnya," kata dia.
Di sekitar Masjid Istiqlal juga ada relawan yang berinisiatif untuk memunguti sampah di jalanan.
Aksi ini menginspirasi sebagian demonstran.
Mereka kemudian sama-sama saling membantu membersihkan sampah berupa plastik, koran, maupun botol bekas air minum. (Veri Verdiansyah)
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara