Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah menyebut Presiden Joko Widodo amatir dalam memimpin pemerintahan. Hal itu dikatakan untuk menanggapi sikap Presiden dalam menanggapi aksi demonstrasi ormas Islam, hari ini.
"Presidennya amatir. Ini malah nengokin rel kereta api. Presiden malah ke situ. Manajemen politiknya diabaikan," kata Fahri di DPR.
Pagi tadi, Presiden kunjungan kerja ke proyek Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Dia mewakilkan kepada menteri untuk menerima perwakilan ormas Islam.
Fahri masyarakat muslim hari ini berharap bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi untuk bisa menyampaikan aspirasi secara langsung.
Fahri mengaku curiga Presiden memang sengaja menghindari pertemuan dengan perwakilan demonstran di Istana.
"Kalau ada massa sebanyak itu, Presiden harusnya ada di situ. Karena orang-orang itu cuma mau ngomong sama Presiden. Bukan malah pergi," kata dia.
Hari ini, ribuan orang turun ke jalan untuk meminta penegakan hukum kasus Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka meninginkan agar pemerintah bersikap netral dan mendukung penegakan hukum.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik