Suara.com - Komite pemilihan dalam Sidang Umum Interpol menetapkan delegasi dari Cina, Meng Hongwei sebagai Presiden Interpol periode 2016-2020.
Sebanyak 167 delegasi negara anggota Interpol yang hadir di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, seperti diberitakan Antara, Kamis (10/11/2016).
Namun, hanya dua negara yang mengajukan perwakilannya dalam seleksi Presiden Interpol yakni Meng Hongwei (Cina) dan Sebastian Ndeitunga (Namibia).
Komite pemilihan terdiri dari delegasi asal Afganistan, Prancis, Laos, Rwanda dan Slovenia.
Meng, yang merupakan Wakil Menteri Keamanan Cina, menjabat sebagai Presiden Interpol menggantikan pendahulunya Mireille Ballestrazzi (Prancis) yang habis masa jabatannya.
Meng menjadi orang Cina pertama yang menempati posisi strategis tersebut di Interpol. Interpol yang berdiri pada 1914 merupakan organisasi internasional terbesar setelah PBB.
Pemegang jabatan Presiden Interpol memimpin Komite Eksekutif dan dipilih dalam sidang umum untuk periode 4 tahun. Republik Rakyat Cina telah menjadi negara anggota Interpol sejak 1984.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!