Suara.com - Sinyal peperangan mulai ditabuhkan Maverick Vinales terhadap Jorge Lorenzo. Pebalap dari tim Suzuki ini berambisi merebut posisi Lorenzo yang berada di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP.
Saat ini, Lorenzo masih unggul 17 poin di klasemen dari Vinales yang mengoleksi 191 poin. Meski terpaut cukup jauh, namun kemungkinan merebut posisi Lorenzo masih mungkin bagi Vinales.
Ada dua syarat yang harus dipenuhi Vinales untuk bisa mencapainya. Pertama, dia harus menang atau minimal runner-up di seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016).
Kedua, Lorenzo, yang akan digantikan posisinya oleh Vinales musim depan di Yamaha, terlempar dari posisi 15 besar di Valencia atau yang paling buruk adalah terjatuh dan gagal finis.
"Balapan minggu ini penting (buat saya), karena saya masih memiliki harapan untuk bisa meraih peringkat ketiga di klasemen akhir," kata Vinales, 21 tahun.
"Saat kami memulai kompetisi musim ini, target kami adalah masuk enam besar teratas. Namun, dalam perjalanannya perkembangan kami meningkat pesat; mungkin di luar ekspektasi kami," lanjutnya.
"Kami sudah puas dengan hasil musim ini, tapi kami tetap berusaha di kesempatan terakhir untuk meraih hasil yang lebih baik dan menutup kebersamaan saya dengan Suzuki dengan cara yang terbaik," ungkap Vinales.
Hingga seri ke-17 musim ini, Vinales tercatat empat kali naik podium. Prestasi tertingginya adalah saat menjuarai seri 12 di Sirkuit Silverstone, Inggris, 17 Juli lalu. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat