Suara.com - Dalam hidup pasti ada yang namanya datang dan pergi. Situasi inilah yang akan segera dialami juara dunia MotoGP tiga kali asal Spanyol, Jorge Lorenzo.
Setelah sembilan tahun bersama, Lorenzo galau karena tak lama lagi harus mengucapkan selamat tinggal kepada Yamaha, tepatnya setelah balapan seri penutup di Valencia, Minggu (13/11/2016).
Musim depan, seperti diketahui, dia akan mulai mencari tantangan baru bersama pabrikan motor asal Italia, Ducati, yang mengontraknya selama dua tahun.
Enggak mudah bagi Lorenzo melupakan Yamaha, yang telah membuat namanya terkenal ke seantero dunia. Tiga gelar juara dunia, 43 kemenangan, dan 106 podium menjadi kenangan paling indah yang diingat Lorenzo bersama Yamaha yang dimulai sejak 2008.
Dia pun telah mencanangkan tekad besar mempersembahkan kemenangan di Valencia sebagai kado terakhir perpisahan dengan pabrikan yang bermarkas di Iwata, Jepang, tersebut.
"Musim ini hampir berakhir dan akhirnya kami tiba di Valencia, di mana saya memiliki beberapa kenangan manis, khususnya tahun lalu saat kami mencapai target menjadi juara dunia lagi," kata Lorenzo.
"Valencia menjadi balapan sangat spesial buat saya karena setelah sembilan tahun bersama keluarga Yamaha, saya harus mengucapkan selamat tinggal, dan ini tidak mudah. Saya banyak memiliki kenangan dengan Yamaha dan bersama-sama kami memenangkan banyak balapan dan gelar," tambahnya.
"Saya ingin mengakhiri musim dengan hasil sebaik mungkin. Jadi, saya akan berusaha sebaik mungkin menang di Cheste--kota tempat berlangsungnya GP Valencia--dan berusaha mengamankan posisi di urutan ketiga klasemen akhir pebalap," pungkas Lorenzo.
Pebalap berusia 29 tahun ini tercatat tiga kali meraih kemenangan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, yakni di tahun 2010, 2013, dan tahun lalu, ketika dia meraih gelar juara dunia ketiganya di MotoGP. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang