Suara.com - Koordinator Tim Advokasi Majelis Ulama Indonesia, Ahmad Yani mengatakan bahwa setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Basuki Tjahaja Pumama atau Ahok sebaiknya ditahan. MUI takut Ahok diserang massa yang tidak menyukainya.
"Kalau tidak inginkan langkah-langkah hukum rimba mengawal terus 24 jam. Makanya lakukan proses penahanan untuk mengamankan si tersangka sendiri," kata Ahmad Yani di Jalan Patra Kuningan XV, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).
"Kalau ditahan di kepolisian dia akan aman, karena ini isunya sangat sensitif," katanya.
Ahok juga disarankan untuk mengundurkan diri dari pencalonan sebagai gubernur DKI Jakarta. Kata dia, dengan ditetapkannya Mantan Bupati Belitung Timur tersebut sebagai tersangka, maka secara otomatis suara masyarakat yang mendukungnya semakin berkurang. Saat ini saja kata Politikus PPP tersebut suara dukungannya sudah terjun bebas.
"Kajian-kajian kita sendiri secara hukum, sejak awal pak Ahok memang akan tersangka, saya meyakini betul Ahok tersangka. Maka akan berdampak dukungan juga ke Ahok dan dukungan ke Ahok sudah tergerus luar biasa, dan akan semakin tergerus," katanya.
"Sudah lah konsentrasi saja pembelaan, jangan cape-cape," kata Yani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa