Suara.com - Politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengatakan, sampai saat ini belum ada perintah dari partai, mengenai dukungan atau penolakan pergantian Ketua DPR. Partai Golkar akan menggantikan Ade Komarudin dengan Setya Novanto untuk jabatan Ketua DPR.
"Belum ada perintah. Nanti saja," kata Hasanuddin di DPR, Kamis (24/11/2016).
Anggota Komisi I DPR ini tidak mau mengomentari lebih jauh proses pergantian ini. Dia menyerahkan kepada Fraksi Golkar yang memiliki hak pergantian tersebut.
"Tapi kalau saya di Golkar mungkin saya akan menyarankan yang lain gitu (Selain Setya Novanto). Tapi karena saya beda fraksi kita harus tahu lah posisinya. Jadi saya menghormati keputusan Golkar dan loyal saja monggo itu jatahnya Golkar kan," kata dia.
Untuk diketahui, nama Ade Komarudin akan tergeser dari Ketua DPR. Namanya akan digeser oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.
Rapat Pleno DPP Golkar memutuskan untuk mengembalikan posisi Setya sebagai Ketua DPR. Setya mundur dari jabatannya karena tengah menjalani proses sidang etika di Mahkamah Kehormatan Dewan dalam kasus 'Papa Minta Saham'.
Namun, Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan judicial review Setya bahwa alat bukti dalam perkara itu adalah ilegal karena bukan dilakukan oleh penegak hukum. Atas itu pula, MKD DPR kemudian tidak memberikan sanksi apapun dari perkara itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos