Suara.com - Berbagai dukungan untuk aksi damai di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/12/2016) telah dilakukan. Di antaranya, menyediakan air bersih untuk wudhlu bagi peserta aksi. Aksi akan dilakukan dengan salat Jumat berjamaah, doa, dan dzikir.
"Mobil tangki air ada delapan unit mobil tangki air yang sudah kami taruh di lingkar dalam kawasan Monas," kata Direktur Umum PAM Untung Suryadi di Monas, Gambir Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016).
Mobil tangki air bersih disiapkan PAM Jaya bekerjasama dengan Dinas Tata Air Pemerintah Jakarta Pusat dan Palyja serta Aetra.
"Kami siapkan mobil tangki untuk para wudhlu jamaah, kami dari PAM Jaya menyediakan empat unit, Palyja ada dua unit dan Aetra ada dua unit," ujar Untung.
Satu unit mobil tangki air menampung sebanyak empat ribu liter. Dan setiap armada ada 12 keran air agar antrian tidak terlalu panjang.
"Ini sudah bisa tinggal dipakai, kerannya sudah tersedia tinggal dibuka saja. Karena kerannya menempel di tangki mobil," kata Untung.
Untung mengatakan satu unit mobil bisa dipakai wudhlu untuk seribu orang.
"Untuk wudhlu jamaah, mungkin hanya butuh sekitar tiga liter per orang. Jadi ini mobil isinya empat ribu liter air, bisa seribu orang lebih," ujar Untung.
Jika ternyata air masih kurang, petugas sudah mempersiapkan air tambahan.
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia