Suara.com - Warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, mendirikan dapur umum untuk mendukung aksi damai 2 Desember. Pendirian dapur umum ini dimotori oleh ustadz Firmansyah.
Dapur umum yang didukung oleh para ibu rumah tangga itu terletak di RT 1, RW 12.
"Berdirinya dapur umum ini sebagai bentuk partisipasi dan antusias mereka, kok. Orang laki pada semangat (ikut demonstrasi) lantas, ibu-ibu harus ngapain? Jadi ini adalah bagian dari peran mereka," kata Firmansyah.
Hari ini, dapur umum tersebut sudah mulai beroperasi. Ibu-ibu bahu membahu menyiapkan makanan yang akan dibagi-bagikan kepada warga yang besok aksi damai di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
Rencana, mereka akan menyiapkan sebanyak 2.500 bungkus nasi dengan lauk daging ayam dan telur serta sayur mayur.
Setelah semuanya siap, mulai pagi-pagi, makanan tersebut akan didistribusikan oleh tim sukarelawan.
Warga bernama Rahmawati (40) mengungkapkan pendanaan dapur umum.
"Dana awal dari Rp2 juta dan yang terkumpul sekarang Rp25 juta. Itu dari berbagai daerah, dikirim melalui rekening," katanya.
Donatur untuk menyiapkan logistik berasal dari Bandung, Aceh, Batam, Madura, dan Bekasi serta Jakarta.
Selain bantuan berupa uang, sumbangan ke dapur umum juga ada yang berupa beras. (Blasius Mau Bere)
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
-
1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat
-
Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya
-
Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa
-
Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih
-
Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?
-
Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI