Suara.com - Usai mengikuti salat Jumat berjamaah di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo berbicara kepada jamaah dengan memakai alat pengeras suara.
Jokowi mengapresiasi aksi yang hingga jam 13.00 WIB berlangsung lancar dan damai.
Jokowi kemudian mengimbau semua peserta aksi damai kembali pulang.
"Terimakasih dan selamat kembali ke tempat asal masing-masing, ke tempat tinggal masing-masing," kata Jokowi.
Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, kemudian Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkopolhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, juru bicara Presiden: Johan Budi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan.
Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden di tengah lautan umat Islam yang berkumpul di Monas merupakan simbol bahwa bangsa ini damai, meski belakangan eskalasi politik nasional memanas seiring.
Aksi damai dijadwalkan hanya berlangsung dari jam 08.00 WIB hingga jam 13.00 WIB.
Bertindak sebagai khatib salat Jumat tadi adalah pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.
Jelang aksi damai, Polda Metro Jaya menciduk delapan tokoh politik yang diduga melakukan aktivitas terkait usaha makar. Mereka kini diamankan di Mako Brimob.
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat