Para korban musibah kecelakaan pesawat milik Kepolisian RI yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau pada hari Sabtu (3/12/2016) terus dilakukan pencarian oleh Tim gabungan dibawah koordinasi Basarnas.
Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kemarin telah mengerahkan 1 unit kapal patroli KN. P5221 milik KUPP Senayang untuk melakukan pencarian korban pesawat tersebut dan berhasil menemukan 1 orang korban meninggal dunia pada pukul 17.45 WIB yang selanjutnya oleh Nakhoda Kapal Patroli KN. P5221, Azwar Anas menyerahkan jenazah korban tersebut kepada Basarnas pada pukul 18.10 WIB.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM menyebutkan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama tim gabungan hari ini melanjutkan pencarian korban pesawat milik Polri dimaksud.
"Untuk memperkuat armada kapal dalam mencari korban pesawat milik Polri tersebut, kapal patroli KPLP KN.Rantos P-210 milik Pangkalan PLP Tanjung Uban telah bergabung dengan tim SAR pada hari ini. Semoga dengan penambahan armada kapal ini dapat menemukan para korban yang tersisa," ujar Tonny dalam keterangan resmi, Minggu (4/12/2016).
Sebagaimana diketahui pesawat berjenis Skytruck tipe M-28 tersebut sesuai manifest membawa 13 orang anggota kepolisian yang diperkirakan jatuh di wilayah perairan Lingga, Kepulauan Riau setelah sebelumnya hilang kontak dengan menara ATC. Kementerian Perhubungan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas terjadinya musibah kecelakaan tersebut.
"Atas nama institusi, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas terjadinya musibah ini. Semoga semua korban dapat ditemukan dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran," tutup Tonny.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?