Suara.com - Juru bicara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengibaratkan jagoannya itu sebagai pembantu masyarakat, atau biasa disebut dengan istilah jongos. Ahok dan Djarot, klaim Ruhut siap melayani masyarakat.
Ruhut pun mengatakan selama ini masyarakat termiskinkan karena korupsi pejabat negara.
"Semua yang hadir mendengar visi misi Pak Ahok intinya satu, Pak Ahok dari hatinya paling dalam (mengatakan) rakyat miskin karena ulah koruptor," ujar Ruhut di acara Kampanye Rakyat Ahok-Djarot di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).
Dihadapan ratusan pendukung Ahok-Djarot, Ruhut pun bercerita siap memenangkan calon petahan, dia bahkan rela mengorbankan jabatannya sebagai anggota DPR komisi III dari Partai Demokrat.
"Saya anggota DPR, jabatan saya masih 3 tahun lagi dan saya bisa dapat R10 miliar. Tapi jabatan itu saya tinggalkan. Saya ingin mengajak semua dukung Pak Ahok," kata Ruhut.
Menurut Ruhut, negara Indonesia sudah semakin membaik setelah dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Saat ini Jakarta perlu pemimpin yang melayani.
"Semua bisa dilayani, Pak Ahok ini dan Pak Djarot adalah jongos, pelayan dengan kasih mereka melayani masyarakat," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun