Suara.com - Partai Nasional Selandia Baru menunjuk Bill English sebagai perdana menteri di negara itu. Bill menggantikan John Key yang mengundurkan diri secara mendadak pada beberapa waktu lalu.
Presiden Partai Nasional, Peter Goodfellow telah mengkonfirmasi keputusan ini pada Senin (12/12/2016) pagi waktu setempat. Kata dia, secepatnya Bill akan dilantik di Gedung Pemerintah di Wellington.
Adapun jabatan wakil perdana menteri diserahkan kepada Paula Bennett.
"Bill dan Paula adalah pemimpin luar biasa yang akan memberikan komposisi baik dari pengalaman dan pemikiran segar," kata Goodfellow seperti dimuat AFP.
Lebih lanjut kata Goodfellow, di bawah kepemimpinan baru ini, pemerintahan Selandia Baru bakal stabil seperti yang mereka harapkan. Selain itu, Partai Nasional juga tetap berkomitmen untuk pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memungkinkan untuk berinvestasi dalam layanan kelas dunia seperti sekolah, kesehatan, dan infrastruktur.
Sebelum memegang jabatan ini, Bill merupakan Menteri Keuangan di bawah kepemimpinan Key. Karier politiknya dimulai sejak 1990 sebagai anggota parlemen. Pada 2002, dia memimpin Partai Nasional.
Key tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya pada 5 Desember lalu. Dia memilih mundur dari dunia politik setelah delapan tahun berkuasa, untuk memusatkan perhatian kepada keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan