Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo berjanji memperbesar alokasi dana tanggap darurat dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (R-APBA) pada tahun anggaran 2017-2018.
"Sekarang sedang penyusunan R-APBA dan kita akan memperbesar dana tanggap darurat tahun 2017-2018," katanya ketika berkunjung ke posko tanggap darurat bencana gempa tektonik 6,5 Skala Richter (SR) di halaman kantor Bupati Pidie Jaya, Aceh, Senin (12/12/2016).
Sebagai daerah yang rawan akan bencana, alokasi dana pun harus memadai dan cukup untuk penanganan korban ketika suatu daerah dilanda musibah alam seperti di Pidie Jaya.
"Sebagaimana kita tahu Aceh adalah daerah yang rawan bencana dan alokasi dananya harus cukup," ujarnya.
Plt Gubernur Aceh juga mengatakan semua mata sudah tertuju untuk mengulurkan tanggannya membatu para korban gempa di Pidie Jaya dan pihaknya berharap masyarakat tetap tabah menghadapi setiap cobaan. Guncangan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya Rabu (7/12/2016) pagi telah merenggut sebanyak 96 nyawa dan 669 sembilan diantaranya mengalami luka berat hingga ringan.
Adapun guncangan gempa tektonik 6,4 SR tersebut terjadi pada Rabu (7/12/2016) pagi pukul 05.03 WIB, lokasinya 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dan 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, di kedalaman 10 kilometer. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya