Suara.com - Seorang perempuan Kanada tewas dalam baku tembak antara polisi dan beberapa lelaki bersenjata yang berlindung di satu kastil Abad Pertengahan di Jordania Selatan pada Minggu (18/12/2016), sementara wisatawan lain diduga terjebak di dalamnya.
Empat personel polisi juga tewas ketika beberapa lelaki bersenjata melepaskan tembakan di Kota Karak di pegunungan Jordania sebelum berlindung di kastil era-Perang Salib, kata satu pernyataan polisi.
Lelaki bersenjata tersebut terus menembaki polisi dari dalam kastil, objek wisata terkenal, sementara pasukan khusus dikerahkan ke lokasi dari daerah sekitar, kata satu sumber keamanan.
Perdana Menteri Hani Al-Mulki mengatakan kepada Parlemen "sejumlah personel keamanan" telah gugur dan pasukan keamanan mengepung kastil itu, demikian laporan Reuters.
Polisi mengatakan beberapa lelaki bersenjata menembaki personel yang berpatroli di kota tersebut sebelum mereka memasuki kastil, yang berada di puncak bukit. Identitasi para penyerang belum diketahui.
Jordania adalah sedikit negara Arab yang telah ikut dalam aksi udara pimpinan AS terhadap petempur ISIS yang berlindung di Suriah. Tapi banyak warga Jordania menentang keterlibatan negara mereka, dan mengatakan aksi militer itu telah menewaskan sesama Muslim dan meningkatkan ancaman keamanan di dalam negeri Jordania.
Banyak pejabat mengkhawatirkan peningkatan kelompok fanatik dan dukungan kepada mereka di Jordania.(Antara/Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend