Suara.com - Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menjamin tidak ada pemberian surat bukti pelanggaran (tilang) kendaraan selama perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di daerah itu.
"Tidak ada razia dan penilangan kendaraan selama perayaan Natal dan tahun baru, kecuali kendaraan tersebut tidak memiliki surat izin mengemudi," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, AKBP Sigit Ali Ismanto, melalui Kabag Ops Kompol Rohbin Pardosi di Mukomuko, Sabtu (24/12/2016).
Kepolisian Resor setempat selama 10 hari ke depan, terhitung sejak 23 Desember 2016 menggelar Operasi Lilin untuk menjaga keamanan dan ketertiban saat perayaan Natal 2016 dan malam pergantian tahun.
Menurut dia, polisi akan mendahulukan pendekatan persuasif terhadap pemilik kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang melanggar lalu lintas selama lebaran di daerah itu.
"Kita berikan sebatas teguran dan peringatan saja kepada pemilik kendaraan. Tidak sampai kepada penilangan kendaraan," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya fokus memberikan pelayanan keamanan kepada warga masyarakat selama berlangsungnya perayaan Natal di daerah itu.
"Kita fokus memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat, barang milik masyarakat, pengamanan lalu lintas dan pengamanan rumah ibadah," ujarnya.
Sementara itu, Polres setempat menurunkan sebanyak 150 orang personel polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Natal dan malam pergantian tahun.
Sebanyak 150 orang personel itu ditugaskan menjaga rumah ibadah, menjaga dua pos pengamanan, dan patroli di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di daerah itu. [Antara]
Baca Juga: Heboh! Polisi Brebes Joget Kegirangan Dengar Telolet
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat