Suara.com - Masjid Istiqlal menyediakan lahan parkir baik motor dan mobil bagi para jamaah Gereja Katedral yang ingin melaksanakan misa malam Natal di Jakarta Pusat.
"Biasa memang setiap tahun memang digunakan parkir, agar tidak macet, hari Natal juga sama saja bisa parkir di area Istiqlal," kata salah satu petugas penjaga parkir,Dwi kepada Antara di Jakarta, Sabtu malam.
Terlihat jamaah Gereja Katedral masih ada berdatangan menyeberang keluar dari area parkir masjid menuju gereja.
Lalu lintas jalan kawasan Lapangan Banteng atau Gereja Katedral menuju Juanda dan Pasar Baru, Jakarta, terpantau padat merayap hingga pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan pantauan Antara , beberapa mobil yang terparkir di pinggir jalan Masjid Istiqlal dan sepanjang jalan hingga Pasar Baru membuat jalan menjadi menyempit.
Petugas Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas terus sibuk melarang mobil dan motor berhenti menurunkan penumpang di sekitar gereja, agar tidak membuat macet. Lahan parkir Masjid Istiqlal juga diperuntukkan untuk parkir jamaah Gereja Katedral Terkait jadwal ibadah Natal, jadwal digelar pada Minggu (25/12) terbagi pada pukul 06.00 WIB, pukul 07.30 WIB, pukul 09.00 WIB, pukul 11.00 WIB dan pukul 18.00 WIB.
Sementara itu, informasi dari Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno sebanyak 116 petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan kegiatan misa malam Natal di Gereja Katedral.
"Jumlah personel bisa bertambah tergantung perkembangan di lapangan," kata Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno.
Kompol Suyatno mengatakan petugas gabungan itu akan mengamankan ibadah misa Natal mulai Sabtu (24/12) hingga Minggu (25/12).
Petugas akan memantau dan mengawasi kegiatan di sekitar Gereja Katedral guna mengantisipasi aksi mencurigakan selama proses ibadah misa Natal.
Pihak kepolisian menyiapkan alat pendeteksi logam (metal detector) untuk memeriksa setiap barang bawaan pengunjung gereja.
Selain itu, anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya juga mensterilkan situasi dan kondisi dengan menyisir setiap sudut di Gereja Katedral. [Antara]
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT