Suara.com - Masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah yang bermukim di jalur lintas barat Pulau Sumatera terganggu oleh bunyi klakson yang belakangan menjadi viral di media sosial, yaitu 'telolet.
Salah seorang warga, Hermi Ningsih merasa bunyi klakson tersebut sangat nyaring sehingga mengganggu istirahat bayinya.
"Biasanya tidak pernah saya dengar klakson itu, tetapi setelah ramai di media sosial dan pemberitaan, para sopir truk mulai banyak yang menggunakan," kata dia.
Memang tidak seperti di daerah lain, klakson tersebut dibunyikan saat ada sejumlah orang di pinggir jalan meminta sang sopir membunyikan klakson.
"Di tempat tinggal saya tidak ada yang minta dibunyikan tetapi sopirnya saja sepertinya yang senang membunyikannya," kata dia lagi.
Suara klakson tersebut menjadi sangat mengganggu apalagi ketika mulai tengah malam dan dini hari, saat seharusnya warga tidur pulas. Kendaraan truk kata Hermi biasanya melewati jalur lintas tempat tinggalnya mulai tengah malam, biasanya kendaraan pengangkut komoditas seperti batu bara, sawit maupun karet.
"Kalau mereka membunyikan klakson, anak saya jadi kaget saat dia tidur, seandainya beberapa kendaraan melakukan hal yang sama bayangkan saja bagaimana efeknya," kata dia.
Hermi berharap pemerintah daerah mengambil tindakan dengan melarang atau mengatur model penggunaanya.
"Setidaknya volume suara yang dihasilkan klakson dikurangi agar tidak bising," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: iMeyMey Senang Bawakan Lagu "Om Telolet Om"
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?