Jenazah korban pembunuhan di rumah Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur [suara.com/Welly Hidayat]
Anak ketiga Dodi Triono (59), Zanette Kalila Azaria, selamat setelah disekap belasan jam, sejak Senin (26/12/2016), bersama 10 orang di dalam kamar mandi sempit di rumahnya Jalan Pulomas Utara, RT 1, RW 12, nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.
Zanette kini dirawat bersama empat korban selama lainnya di Rumah Sakit Kartika, Pulomas.
Ketika dijenguk saudaranya, Tengku Kevin, Zanette menceritakan beberapa bagian peristiwa mengerikan yang di rumah Zanette.
"Sebelum kejadian, kondisi rumah lagi ramai (keluarga kumpul)," kata Kevin usai ketemu Zannete di RS Kartika.
Tiba-tiba, ada teriakan minta tolong karena ada orang asing masuk pekarangan rumah.
"Ada yang bilang, 'maling, maling,' tapi karena di rumah waktu itu sebagian besar cewek, jadi nggak bisa berbuat banyak. Cowoknya cuma tiga orang, om saya (Dodi Triono) sama supir," kata Kevin.
Kevin tidak bisa melanjutkan cerita karena hanya itu yang disampaikan Zanette.
"Kondisi Zanette masih syok, tapi tadi dia ada cerita-cerita sedikit," katanya.
Keluarga Kevin berharap polisi segera mengungkap kasus kejahatan tersebut.
"Saya berharap pelakunya cepat tertangkap," kata dia.
Zanette kini dirawat bersama empat korban selama lainnya di Rumah Sakit Kartika, Pulomas.
Ketika dijenguk saudaranya, Tengku Kevin, Zanette menceritakan beberapa bagian peristiwa mengerikan yang di rumah Zanette.
"Sebelum kejadian, kondisi rumah lagi ramai (keluarga kumpul)," kata Kevin usai ketemu Zannete di RS Kartika.
Tiba-tiba, ada teriakan minta tolong karena ada orang asing masuk pekarangan rumah.
"Ada yang bilang, 'maling, maling,' tapi karena di rumah waktu itu sebagian besar cewek, jadi nggak bisa berbuat banyak. Cowoknya cuma tiga orang, om saya (Dodi Triono) sama supir," kata Kevin.
Kevin tidak bisa melanjutkan cerita karena hanya itu yang disampaikan Zanette.
"Kondisi Zanette masih syok, tapi tadi dia ada cerita-cerita sedikit," katanya.
Keluarga Kevin berharap polisi segera mengungkap kasus kejahatan tersebut.
"Saya berharap pelakunya cepat tertangkap," kata dia.
Pagi tadi, sebelas korban ditemukan di dalam kamar mandi dalam kondisi ditumpuk. Enam orang meninggal dunia yakni pemilik rumah bernama Dodi, Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto, dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir.
Kemudian, lima korban yang selamat yaitu Emi (41), Zanette, Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Kemudian, lima korban yang selamat yaitu Emi (41), Zanette, Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Sampai saat ini polisi belum dapat memastikan motif kasus tersebut.
Saksi pertamakali mendatangi tempat kejadian perkara sekitar jam 09.25 WIB.
Karena curiga ada perampokan, dia segera melaporkan hal itu ke pospol Kayuputih.
Petugas reserse kemudian meluncur ke tempat kejadian perkara.
Setelah diperiksa, ternyata semua korban dimasukkan ke dalam kamar mandi ukuran 1,5 meter X 1,5 meter.
"Dan posisi terkunci dari luar dan para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Komentar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan