Suara.com - Sebelas orang disekap dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dalam kasus kejahatan di rumah pengusaha Dodi Triono, Pulomas Utara, Jakarta Timur.
Mereka dikunci dalam kamar mandi pengap sejak Senin (26/12/2016) siang dan baru ditemukan Selasa (27/12/2016) pagi. Enam di antaranya akhirnya meninggal dunia dan lima lainnya lemas saat ditemukan.
Ahli forensik dari Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Dudut Rustyadi, mengatakan orang-orang yang disekap dalam ruangan minim oksigen jelas akan mengalami gangguan proses pernafasan.
"Jika berdesakan, akibatnya fungsi dada untuk mengembang jadi tertahan," katanya dikutp dari Antara, hari ini.
Dia mengibaratkan tubuh yang terjepit tembok sehingga sulit untuk mengambil nafas karena kondisi sempit.
Apalagi bila persediaan oksigen terbatas. Jika sudah berada dalam situasi genting seperti itu, orang yang paling kuat yang akan bisa bertahan hidup.
Kekurangan oksigen bisa merusak jaringan otak dan mengakibatkan kematian. Kerusakan jaringan otak bisa terjadi cepat atau lambat, tergantung pada jumlah oksigen yang ada.
"Kalau mendadak tidak mendapat oksigen, misalnya dibekap, dalam 5-6 menit bisa mati," kata Dudut.
Pada dasarnya, bernafas adalah proses yang terjadi secara sendirinya. Namun, orang yang sadarkan diri bisa berusaha menghirup oksigen lebih banyak, misalnya dengan berusaha menarik nafas dalam-dalam.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan