Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mengubah gaya komunikasinya jika terpilih kembali menjadi Gubernur Jakarta.
Ahok tak ingin setiap pernyataannya selalu diputar balikan oleh pihak-pihak yang tidak suka dengan gaya kepemimpinannya di Ibu Kota. Untuk itu, dia akan menjaga gaya bicaranya.
"Ya kalau kita terpilih lagi, kita mulai mengerti kan, bicaranya jangan banyak buka celah. Supaya orang nggak dapatkan untuk fitnah, untuk dipelintir," ujar Ahok usai blusukan dan kampanye di Jalan Cililitan Kecil, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur ini yakin dapat mengubah gaya komuniasi agar bisa lebih santun. Yang susah kata Ahok orang yang sudah biasa melakukan korupsi diminta untuk tak korupsi.
"Kalau mau santun lebih gampang kan, tapi kalau karakter kamu korup kan susah. Kalau cuma milih kata-kata kan gampang, kita belajar saja milih kata-kata yang kamu suka," kata Ahok.
Ada kesenangan sendiri bagi Ahok jika menjadi gubernur Jakarta. Kata dia, menjadi pemimpin di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa lebih banyak memberikan bantuan ke masyarakat yang tak mampu. Bantuan itu diantaranya berupa pemberian pendidikan Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul.
"Senang dong (jadi gubernur) bisa bantu orang Rp2,7 triliun. Bisa membuat orang dapat biaya perguruan tinggi negeri," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
Terkini
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat