Suara.com - PT Telkom Indonesia Tbk akan merealisasikan pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) antara Jayapura dan Manokwari sepanjang 1.000 Km sebagai "link diversity" untuk mengantisipasi gangguan berulang trafik komunikasi antara Jayapura dan Kabupaten Sarmi.
"Saat ini kondisi jalur laut di utara Papua sangat rawan gangguan seperti gempa, gunung api bawah laut, dan palung laut yang dalam. Sehingga kebutuhan link diversity ini dirasa mendesak untuk direalisasikan," kata VP Corpotate Communication Telkom, Arif Prabowo, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (2/1/2017).
Seperti diketahui, pada 29 Desember 2016, pukul 03:30 WIB Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) antara STO Jayapura ke Sarmi terputus akibat adanya gempa.
Hal ini berakibat terganggunya layanan operator seluler Telkomsel dan Telkom (layanan 2G/3G/4G Telkomsel, indihome, corporate customers and government ) di kawasan Jayapura, Abepura dan Sentani.
Sehubungan gangguan tersebut TelkomGroup telah mengalihkan sementara waktu "link transport" yang semula menggunakan serat optik ke media transmisi satelit dan IP Radio dan secara bertahap dilakukan penambahan kapasitas untuk meningkatkan kualitas layanan.
Sedangkan terhadap kabel laut yang sempat terganggu segera dilakukan proses penyambungan yang akan memakan waktu beberapa hari ke depan.
Arif Prabowo menjelaskan, selain pembangunan "link diversity" Jayapura dan Manokwari, langkah antisipasi ke depan yang juga ditempuh adalah peningkatan kapasitas Radio IP, sehingga mampu mencukupi kebutuhan trafik sebagai "back up" bila terjadi gangguan kabel laut.
"Dalam setiap penggelaran kabel laut Telkom senantiasa bermitra dengan perusahaan kelas dunia, seperti halnya SKKL SMPCS ini yang dibangun bersama NEC salah satu perusahaan kelas dunia asal Jepang," ujarnya.
Untuk itu Telkom mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas kesetiaannya dalam menggunakan layanan TelkomGroup, dan menyampaikan maaf kepada seluruh pelanggan terutama yang terganggu kenyamanannya dalam berkomunikasi atas terjadinya gangguan di Papua. (Antara)
Berita Terkait
-
Opensignal Sebut Telkomsel Paling Unggul untuk Internet dan 5G
-
Hyper 5G Telkomsel Hadir di Singkawang dan Pontianak, Jaringan Ngebut Ramaikan Cap Go Meh 2026
-
Telkomsel Siaga Ramadan dan Lebaran 2026, Trafik Data Diprediksi Tembus 70 PB
-
KPK Panggil GM Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC BRI Rp744 Miliar
-
Muslim Pro Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Luncurkan Paket Bundling Spesial Ramadan 2026
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir