Suara.com - Presiden AS terpilih Donald Trump bereaksi atas pernyataan pemimpin Korea Utara Kim Jon Un terkait uji senjata nuklir mereka yang sudah memasuki tahap akhir.
"Korut baru saja membuat pernyataan jika senjata nuklirnya sudah masuk tahap final dan mampu mencapai negara bagaian AS. Ini tidak akan terjadi," tulis Trump di akun twitternya.
Pernyatan tegas ini disampaikan Trump sehari setelah Jong Un menyatakan jika peluru kendalinya hampir siap digunakan dan diklaim mampu menembus hingga ke negara bagian Amerika.
Menyikapi pernyataan Trump, pemerintah Korea Selatan memastikan ini merupakan peringatan keras bagi Jong Un. Dia juga menegaskan kebijakan tersebut tak akan berubah.
"Pesan Trump sangat signifikan soal program senjata nuklir Korut. Ini jelas sebuah peringatan," kata Menteri Luar Negeri Korsel Cho June Hyuck seperti dikutip laman AFP.
"Mereka juga sedang merencanakan sanksi lanjutan kepada Korut," lanjutnya.
Sebelumnya, Trump menyindir Cina yang dinilai tak banyak berperan dalam upaya menghentikan proyek nuklir Korut.
"Cina banyak mengeruk uang dan kekayaan dari AS dalam perdagangan, tapi sama sekali tak memnbantu," cuit Trump. (AFP)
Baca Juga: Jalan Raya Depan Tempat Sidang Ahok Sudah Dibuka Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini