Massa melakukan unjuk rasa di luar ruang persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama di depan Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/1). (Antara)
Polisi sudah membukan Jalan R. M. Harsono, depan gedung Kementerian Pertanian, arah Ragunan, Jakarta Selatan, sore ini. Jalur ini ditutup sejak pagi tadi karena dipakai untuk demonstrasi massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kontra Ahok.
"Saat ini, kami sudah mulai buka jalur busway untuk kedua arah. Kami harapkan sore ini sudah kembali normal untuk lalu lintas," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Indra Jafar di lokasi.
Indra berharap setelah arus lalu lintas dibuka, massa yang sejak pagi demo di luar Auditorium Kementerian Pertanian -- tempat persidangan Ahok -- membubarkan diri sebelum batas akhir aksi yaitu jam 18.00 WIB.
"Untuk demo ini diharuskan jam enam sore harus meninggalkan lokasi. Karena sesuai ketentuan yang berlaku seperti itu. Kami akan komunikasikan itu kepada seluruh peserta aksi," kata dia.
Saat ini, massa masih konsentrasi di depan auditorium, walaupun jumlahnya tak sebanyak pagi tadi.
Siang tadi, Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan akan membubarkan demonstrasi jika sampai batas akhir aksi tak juga pulang.
Setelah Jalan R. M. Harsono dibuka, kendaraan mulai melewatinya. Tak lama setelah dibuka, jalur tersebut langsung macet seperti hari-hari biasa.
"Saat ini, kami sudah mulai buka jalur busway untuk kedua arah. Kami harapkan sore ini sudah kembali normal untuk lalu lintas," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Indra Jafar di lokasi.
Indra berharap setelah arus lalu lintas dibuka, massa yang sejak pagi demo di luar Auditorium Kementerian Pertanian -- tempat persidangan Ahok -- membubarkan diri sebelum batas akhir aksi yaitu jam 18.00 WIB.
"Untuk demo ini diharuskan jam enam sore harus meninggalkan lokasi. Karena sesuai ketentuan yang berlaku seperti itu. Kami akan komunikasikan itu kepada seluruh peserta aksi," kata dia.
Saat ini, massa masih konsentrasi di depan auditorium, walaupun jumlahnya tak sebanyak pagi tadi.
Siang tadi, Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan akan membubarkan demonstrasi jika sampai batas akhir aksi tak juga pulang.
Setelah Jalan R. M. Harsono dibuka, kendaraan mulai melewatinya. Tak lama setelah dibuka, jalur tersebut langsung macet seperti hari-hari biasa.
Sebagian kendaraan pribadi terlihat menerobos jalur bus Transjakarta.
Komentar
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Viral Sekelompok Orang Diduga Berzikir di Candi Prambanan, Pengelola Buka Suara
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!