Putri pertama calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno, Anneesha Atheera Uno mengaku awalnya nggak mau ayahnya terjun ke dunia politik. Dia lebih senang ayahnya menjadi pengusaha.
"Aku bahkan nggak mau sama sekali (Sandiaga jadi Cawagub). Tadi aku udah jelasin, aku nggak berpihak. Kita udah senang aja pas papa jadi pengusaha," kata Atheera usai ikut kampanye di Kelurahan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (5/1/2017).
Atheera menilai dunia politik berpotensi mengundang masalah bagi keluarganya.
"Karena kalau misalnya politik kan banyak lawannya ya, banyak gosip nggak jelas, yang fitnah karena orang nggak suka, pasti fitnah, kena keluarga juga," ujar Atheera.
Namun, kata Atheera, semua pandangan negatifnya terhadap politik itu kini tidak telah berubah setelah ia ikut ayahnya blusukan ke beberapa tempat. Ia bisa ikut merasakan apa yang saat ini dirasakan oleh sebagian masyarakat Jakarta.
"Tapi sejak ikut ngeliat warga, blusukan, aku tuh liat warga benar-benar bisa nangis karena dia itu merasa nggak fair dari government (pemerintah) sekarang, dia berharap dari papaku pas memimpin memberikan program lebih baik," kata Atheera.
Ia mengaku memberikan suport kepada ayahnya bukan karena agar Sandiaga lebih terkenal lagi. Tapi supaya benar-benar memberikan kemaslahatan bagi warga Jakarta.
"Sekarang itu aku support bukan karena aku ingin papa lebih terkenal, gimana untuk terkenal. Tapi aku ingin papa ngasih rakyat kecil, ngasih lebih dari yang sekarang," kata Atheera.
Baca Juga: Anak Pertama Sandiaga Senang Ikut Kampanye, Anak Ketiga Bobok
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?