Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan sudah menyiapkan diri untuk mengikuti debat kandidat yang akan diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta.
"Ya biasa saja, persiapan debat, belajar ya, diskusi, baca," kata Anies usai kampanye di Kelurahan Tugu Selatan, Tugu, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017).
Debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022 akan diselenggarakan tiga kali, tanggal 13 Januari, 27 Januari, dan 10 Februari.
Untuk meningkatkan pemahaman tentang berbagai masalah di Ibu Kota, Anies mengintensifkan tukar pikiran dengan tokoh-tokoh yang mengerti persoalan, terutama mereka yang pernah terlibat langsung dalam menangani problematika kota ini.
"Ketemu (dengan pakar). Jadi kami tukar pikiran, tadi malam kita ngobrol. Nanti kita ngobrol lebih intensif lagi," ujar Anies.
Anies mengatakan tidak memiliki mentor khusus untuk menyiapkan penampilan di ajang debat yang bakal disiarkan secara langsung oleh media televisi.
"Kalau orang bicara, itu ada tiga model. Pertama adalah conversation, ngobrol. model kedua presentation, yaitu monolog kemudian ada dialog. Model ketiga yaitu dialog saja. Kalau saya selalu bentuknya conversation," tutur Anies.
Anies kemudian menekankan bahwa ia selalu bertemu dengan para pelaku yang terlibat langsung dalam suatu hal yang teknis, terkait dengan penyelesaian masalah.
"Bukan hanya baca materi diskusi dengan pelaku-pelaku. Tidak juga hanya diskusi dengan pakar. Tetapi dengan pelaku-pelaku di lapangan. Pelaku itu misalnya begini, mereka yang bekerja mengenai banjir, bekerja mengelola kemacetan. Bekerja mengelola busway. Mereka yang dulu rata-rata sudah pensiun," kata Sandiaga.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan
-
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
-
Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis