Suara.com - Kelompok militan Abu Sayyaf asal Filipina pada hari Rabu, merilis sebuah video yang memperlihatkan seorang tawanannya. Si tawanan, pelaut Jerman Jurgen Kantner yang diculik tahun lalu, terlihat sehat dalam video tersebut.
Kabar soal munculnya video itu disampaikan oleh kelompok intelijen pemantau aktivitas terorisme SITE. Bersama video bertanggal 26 Desember 2016 tersebut, ditampilkan pula foto-foto Jurgen Kantner.
Militer Filipina, pada 7 November tahun lalu melaporkan telah menemukan perahu Kantner, Rockall, terdampar di Filipina bagian selatan.
Jenazah seorang perempuan dengan luka tembak ditemukan di atas perahu tersebut. Perempuan itu teridentifikasi sebagai pasangan Kantner, Sabine Merz.
Pihak pejabat pemerintahan di Berlin, Jerman, menolak berkomentar terkait video tersebut.
"Sebagai bagian kebijakan, pemerintah tidak berkomentar soal kasus penculikan dan penyanderaan warga Jerman di luar negeri," ujar sebuah sumber dari Kementerian Luar Negeri Jerman.
Abu Sayyaf, yang menyatakan sumpah setia kepada ISIS, mengaku telah menculik Kantner dan membunuh Merz. Abu Sayyaf juga membunuh dua tawanan Kanada tahun lalu setelah permintaan tebusan mereka tidak dipenuhi. (AFP)
Tag
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia
-
3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'