Suara.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir memberikan pengarahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Markas Besar Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (11/1/2017). Jokowi akan disambut di pintu utama Mabes TNI, kemudian dengan didampingi Panglima TNI, Jokowi naik ke kendaraan tempur jenis Panser Anoa Amphibi yang dikendarai oleh dua prajurit wanita TNI Angkatan Darat.
Panser Anoa Amphibi ini adalah buatan industri pertahanan dalam negeri, PT Pindad. Panser yang dikendarai oleh Serda (K) Lutfiah dan Serda (K) Melysa Situmorang ini, akan membawa Jokowi melintasi danau Mabes TNI menuju gedung Aula Gatot Subroto tempat dilaksanakannya Rapim.
Sementara itu, Rapim dipimpin Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Rapim TNI ini untuk memberikan informasi soal kondisi yang menonjol berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas TNI dan evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran TA 2016 dan rencana TA 2017.
Rapim TNI tersebut diikuti 184 peserta gabungan dari matra darat, laut, dan udara. Kemudian juga 12 peninjau meliputi perwira tinggi yang menduduki jabatan di luar struktur TNI dan 57 perwira tinggi dari Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!