Debat kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]
Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda membeberkan basis massa pendukung tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat basis terkuat mereka di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
"Dukungan terhadap pasangan Ahok-Djarot di Jakarta Pusat sebesar 43,75 persen dan di Jakarta Utara sebesar 34,17 persen," ujar Hanta dalam jumpa pers hasil survei terbaru Poltracking Indonesia di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).
Pendukung Ahok dan Djarot di Jakarta Barat sebanyak 29,47 persen, di Jakarta Selatan 22,78 persen, dan Jakarta Timur 25,22 persen.
Sedangkan basis pendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terkuat di wilayah Jakarta Selatan sebanyak 35 persen dan di Jakarta Timur yakni 28,26 persen.
"Di Jakarta Barat dukungan sebesar 31,05 persen, di Jakarta Pusat sebesar 11.25 persen dan di Jakarta Utara yakni 27.50 persen," kata Hanta.
Sementara pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni mendapatkan dukungan terkuat di wilayah Jakarta Barat sebesar 33,16 persen dan di Jakarta Timur 28,70 persen.
"Di Jakarta Pusat Agus-Sylvi mendapat dukungan sebesar 35 persen, di Jakarta Selatan 26.11 persen dan di Jakarta Utara 31.67 persen," kata dia.
Survei Poltracking dilakukan pada tanggal 9 Januari sampai 13 Januari 2017 dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 800 orang.
Survei menggunakan margin of error sebesar plus minus 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat basis terkuat mereka di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
"Dukungan terhadap pasangan Ahok-Djarot di Jakarta Pusat sebesar 43,75 persen dan di Jakarta Utara sebesar 34,17 persen," ujar Hanta dalam jumpa pers hasil survei terbaru Poltracking Indonesia di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).
Pendukung Ahok dan Djarot di Jakarta Barat sebanyak 29,47 persen, di Jakarta Selatan 22,78 persen, dan Jakarta Timur 25,22 persen.
Sedangkan basis pendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terkuat di wilayah Jakarta Selatan sebanyak 35 persen dan di Jakarta Timur yakni 28,26 persen.
"Di Jakarta Barat dukungan sebesar 31,05 persen, di Jakarta Pusat sebesar 11.25 persen dan di Jakarta Utara yakni 27.50 persen," kata Hanta.
Sementara pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni mendapatkan dukungan terkuat di wilayah Jakarta Barat sebesar 33,16 persen dan di Jakarta Timur 28,70 persen.
"Di Jakarta Pusat Agus-Sylvi mendapat dukungan sebesar 35 persen, di Jakarta Selatan 26.11 persen dan di Jakarta Utara 31.67 persen," kata dia.
Survei Poltracking dilakukan pada tanggal 9 Januari sampai 13 Januari 2017 dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 800 orang.
Survei menggunakan margin of error sebesar plus minus 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?
-
DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi
-
Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai
-
Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa
-
Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli
-
Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto
-
Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online
-
Mahasiswa Trisakti Minta MBG Dihentikan Sementara, Dinilai Serampangan dan Berisiko bagi APBN
-
Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba