Suara.com - TNI Angkatan Udara menggelar serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara dari Masekal TNI Agus Supriatna kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Taxy Way Echo, Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/1/2017).
Sertijab KASAU ini dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selaku inspektur upacara.
Hadi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai KASAU di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (18/1) lalu. Hadi menggantikan Masekal TNI Agus Supriatna yang memasuki masa pensiun.
Hadi dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 02/TNI/2017 Tentang Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara yang ditetapkan pada 17 Januari 2017.
Dalam kesempatan ini Hadi sekaligus naik pangkat dari bintang tiga menjadi bintang empat dengan Keppres RI Nomor 03/TNI/2017 Tentan Kenaikan Pangkat Dalam Golongan TNI.
Sebelum ditunjuk Jokowi sebagai KASAU, Hadi menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan sejak November 2017 dengan pangkat Marsekal Madya atau jenderal bintang tiga.
Hadi sempat menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden dengan pangkat Marsekal Muda (jenderal bintang dua), artinya hanya dalam rentang waktu dua bulan Hadi naik pangkat bintang empat sebagai KASAU.
Mantan penerbang pesawat Cassa NC-212 kelahiran Malang tahun 1963 ini merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1986.
Hadi juga pernah menjabat sebagai Kepada Dinas Penerangan TNI AU 2013-2015.
Baca Juga: Sylviana Datang ke Bareskrim, Diperiksa Kasus Korupsi Bansos
Beberapa penghargaan kehormatan pernah diraihnya, di antaranya Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun, GOM IX Raksaka Dharma (Papua), Satyalancana GOM VII (Aceh), dan Satyalancana Dwidya Sistha.
Berita Terkait
-
Komisi I Yakin Tidak Ada Konflik Internal Saat Hadi Jabat KSAU
-
DPR Dorong Peremajaan Pesawat Perang di Bawah Komando KSAU Baru
-
TNI Dukung Program Jokowi Soal Tol Laut dan Swasembada Pangan
-
Ini Tiga Nama Calon KSAU yang Diajukan Panglima TNI ke Presiden
-
Panglima TNI Hadiri Perayaan Hari Natal Bersama 3000 Prajurit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT