Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia Berry Angriawan/Hardianto akhirnya meraih gelar juara dalam turnamen Malaysia Masters 2017 di Sibu, Sarawak, Malaysia, Minggu.
Dipantau dari tournamentsoftware, kepastian gelar juara tersebut didapatkan Berry/Hardianto setelah membungkam pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam partai dua game.
Di game pertama, Berry/Hardianto sempat tertinggal 7 poin dengan skor 1-8 di awal laga, hingga akhirnya mampu menyamakan poin menjadi 18-18 dan jual beli serangan tidak terhindarkan. Namun, Berry/Hardianto lebih unggul hingga menang tipis 21-19.
Di game kedua, pertandingan mereka berlangsung dengan tempo lebih cepat. Kedua pasangan sempat bermain sama kuat, 6-6. Namun, dengan kegigihan Berry/Hardianto perolehan mereka tak terkejar oleh lawannya, akhirnya mereka menang dengan skor 21-12.
Pelatih sektor ganda PP PBSI Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa kemenangan pasangan yang baru terbentuk dan pertama kali turun di turnamen itu sudah diprediksi sejak lolosnya Berry/Hardianto dan lawannya ke semifinal.
"Menurut saya penentuan di partai final karena dari kualitas, lawan mereka lebih bagus di semifinal. Ini capaian yang bagus, melebihi target untuk mereka," kata Herry melalui pesan singkat kepada Antara.
Namun, sayangnya capaian Berry/Hardianto sebagai juara di Malaysia Masters tidak diikuti oleh kompatriotnya yang lain. Capaian ini merupakan satu-satunya gelar juara yang berhasil diamankan Indonesia. (Antara)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT