Suara.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung mencatat pemukiman penduduk di 7 desa, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat terdampak bencana banjir luapan Sungai Cijangkelok, Minggu (22/1/2016) sore.
Koordinator Humas dan Protokoler Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan laporan sementara hingga Minggu malam tidak ada korban jiwa dampak banjir tersebut.
"Info sementara belum ada laporan korban jiwa," kata Joshua.
Ia mengatakan banjir tersebut melanda pemukiman penduduk di Desa Sindang Jawa, Cipondok, Sukaharja, Cibingbin, Citenjo, dan Dukuhbadag. Banjir tersebut telah menghanyutkan hewan ternak sapi, kambing, dan kerbau yang berada di pinggiran sungai.
"Semua hewan ternak sapi, kerbau, kambing yang ada di pinggiran sungai terbawa hanyut," katanya.
Warga yang rumahnya terdampak banjir sementara mengungsi di Simpang Citenjo, Dukuh Badag wilayah Desa Sukamaju.
Banjir melanda Kuningan itu mencapai ketinggian 50 sentimeter sampai dua meter. Petugas gabungan Basarnas, BPBD setempat, Polri/TNI dan sukarelawan masyarakat masih terus memantau situasi banjir tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Plus Minus Naik Transportasi Umum di Jakarta
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen