Suara.com - Sekretaris Jenderal FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin membenarkan soal peristiwa pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal. Menurutnya, tempat yang menjadi pelemparan bom molotov adalah posko DPC FPI Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Iya (benar), emang (posko) DPC Pasar Rebo," kata Novel saat dikonfirmasi, Kamis (2/1/2017).
Dia memang mengakui jika posko tersebut tidak dipasangi papan nama tulisan FPI.
"Iya tempat kan posko ada yang pakai plang, ada yang tidak pakai plang, tapi yang di sana kebetulan nggak ada plangnya," kata dia.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Muhamad Agung Budjiono menjelaskan jika tempat yang menjadi target pelemparan molotov adalah tempat kumpul laskar FPI.
"Bukan DPC atau kantor gitu. Hanya titik kumpul FPI. Kalau posko kan gede, ada gedungnya, plafonnya ada segala macam. Kalau itu hanya titik kumpul aja," kata Agung di Polda Metro Jaya.
Menurutnya saat kejadian, tempat tersebut memang dalam kondisi sepi.
"Iya sepi nggak ada orang. Kalau jarang ditempati, aku nggak tahu," kata dia.
Lantaran tidak adanya saksi yang melihat kejadian, polisi belum bisa mengungkap pelaku yang diduga melemparkan bom molotov ke tempat kumpul anggota FPI.
Baca Juga: Sasaran Pelemparan Bom Molotov ke Tempat Titik Kumpul Anggota FPI
"Kalau peristiwanya masih lidik. Nggak ada (saksi) yang lihat," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali