Suara.com - Target cukup tinggi disematkan pebalap muda Indonesia, Ali Adrian, di ajang balap motor dunia Supersport 300 World Championship 2017. Pebalap yang memperkuat tim Pertamina Racing itu menargetkan finis di lima besar klasemen akhir.
Meski demikian, Ali mengakui jika persaingan bakal cukup ketat. Terutama datang dari para pebalap Spanyol yang dikenal banyak memiliki pebalap berbakat.
"Pebalap terberat menurut saya dari Spanyol dan mereka jadi favorit. Target saya pasang lima besar," kata Ali usai menemui Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di Kantor Kemenpora, Kamis (2/2/2017).
Lebih lanjut, pebalap kelahiran Jakarta, 29 September 1993, ini yakin mampu mendapatkan hasil positif.
Terlebih banyak dukungan mengalir kepadanya, diantaranya dari Menpora dan juga sponsor, seperti Pertamina.
"Saya harus tetap optimistis dan kerja keras. Dengan adanya dukungan dari Menpora dan sponsor bisa saja hal itu dapat diraih--hasil positif," ujar Ali.
Seri perdana Supersport 300 World Championship 2017 akan digelar 2 April mendatang di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol. Total ada sembilan seri yang dilombakan pada ajang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan