Suara.com - Pebalap gaek Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku puas dengan hasil tes terakhir pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, meski gagal masuk dalam tiga besar teratas.
The Doctor, julukan Rossi, hanya menempati posisi kelima pada hari terakhir tes, Rabu (1/2/2017). Catatan waktu terbaiknya hanyalah 1 menit 59,589 detik.
Catatan waktunya ini terpaut 0,221 detik lebih lambat dari pebalap baru Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang menutup sesi tes pramusim di Sepang sebagai yang tercepat.
Rossi berkilah, tetap merasa bersyukur karena gap waktu antara dirinya dan Vinales tidak terlalu signifikan. Apalagi kondisinya juga tidak 100 persen fit, setelah mengalami sakit kepala hebat pada hari pertama tes, Senin (30/1/2017) lalu.
"Saya senang dengan catatan waktu terbaik saya, yang mana itu sangat cepat. Di sore harinya kami menemukan beberapa solusi menarik, yang mana itu membuat saya jadi lebih baik saat mengendarai motor," kata Rossi seperti dikutip dari Motorsport.
"Di hari terakhir tes, kami fokus pada frame baru. Dan saya berhasil membuat catatan waktu yang baik. Di samping itu semua, performa motor sudah bagus menurut saya, terlebih saya belum 100 persen fit," lanjutnya.
Lebih jauh, Rossi mengatakan kini dirinya fokus menghadapi tes pramusim selanjutnya di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari mendatang.
Menurutnya, trek di Phillip Island sangat menantang. Hal ini lantaran karakter sirkuit yang berbeda 180 derajat dari yang ada di Sepang.
"Sekarang, kami penasaran ingin pergi ke Phillip Island, di mana sirkuit ini sangat berbeda temperatur dan treknya. Kita lihat saja nanti apakah motor kami bisa bekerja baik di sana," tuturnya.
Baca Juga: Tampil di Supersport 300, Ali Adrian Dilatih Pebalap MotoGP
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir