News /
Kamis, 02 Februari 2017 | 14:14 WIB
Juara dunia tiga kali MotoGP, Jorge Lorenzo (kanan), berdiskusi dengan kru tim Ducati saat tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (1/2/2017) [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Pebalap baru Ducati, Jorge Lorenzo, mengaku tak memikirkan posisinya yang tidak juga mampu menembus lima besar teratas pada tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Baginya, ini baru sekadar tes pramusim. Terpenting, kata Lorenzo, catatan waktunya terus menajam dari sesi ke sesi selama tiga hari tes berlangsung di sirkuit yang memiliki panjang lintasan 5,543 km tersebut.

Menurutnya, hal itu menggambarkan bahwa proses adaptasi bersama tim barunya berjalan dengan positif.

Pada hari pertama tes, Senin (30/1/2017), juara dunia kelas MotoGP tiga kali ini di luar dugaan hanya mampu menempati urutan 17, dengan catatan waktu terbaik 2 menit 1,349 detik.

Sehari berikutnya, posisinya mulai menanjak tajam, yakni bertengger di urutan kedelapan. Catatan waktu terbaiknya pun menajam, menjadi 2 menit 0,484 detik.

Di hari terakhir tes, Rabu (1/2/2017), posisi Lorenzo turun satu tingkat. Namun demikian, pebalap berusia 29 tahun ini mempertajam catatan waktu terbaiknya lagi; 1 menit 59,767 detik.

Atas peningkatan waktu ini, Lorenzo mengaku puas, namun dengan catatan timnya harus tetap bekerja keras jika ingin kembali ke masa kejayaan.

"Saya bahagia karena kami terus melanjutkan progres dan saya semakin mengerti tentang karakter motor setiap kali saya mengendarainya," kata Lorenzo seperti dikutip dari MotoGP, Kamis (2/2/2017).

"Kami lebih cepat tujuh per seribu detik (dari hari kedua) dan setiap waktunya kami semakin dekat dengan potensi yang saya miliki, tapi perjalanan yang harus ditempuh masih panjang."

Baca Juga: Terkait Hasil Tes Pramusim di Sepang, Dovi Dapat Wangsit Positif

"Tim sangat memotivasi dan bekerja dengan baik. Kami memiliki banyak data untuk terus membuat motor Desmosedici jadi lebih baik. Kami harus terus bekerja--dan terus maju," pungkasnya.

Tes resmi pramusim berikutnya akan digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari mendatang. Di sirkuit ini Lorenzo memiliki kenangan cukup manis.

Setidaknya ada tiga kenangan yang tak pernah dilupakannya di sirkuit ini, yakni saat dua kali beruntun jadi juara di kelas 250cc--2006 & 2007--dan sekali di kelas MotoGP; 2013.

Load More