Suara.com - Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta melaporkan dugaan berita bohong yang berisi tuduhan memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) ke Polda Metro Jaya.
"KPU bersikap netral, independen dan tidak berafiliasi dengan salah satu pasangan calon," kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di Jakarta, Jumat.
Sumarno mengungkapkan salah satu bukti berita bohong itu menyebutkan KPU DKI Jakarta berupaya menyusun strategi untuk memenangkan calon petahana Ahok-Djarot.
Ketua KPU DKI Jakarta khawatir berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan itu akan berdampak buruk terhadap citra lembaga penyelenggara pemilu tersebut.
Salah satu isu strategi rencana KPU DKI akan menambah jumlah tempat pemungutan suara khusus untuk pekerja reklamasi di Jakarta Utara.
Isu tersebut tersebar secara viral melalui media sosial (twitter) dengan nama akun "@do_ra_dong" berjudul "Rencana Kecurangan KPU Memenangkan Ahok".
Sumarno mengaku tidak mengetahui identitas pemilik akun twitter tersebut namun isu itu tersebar juga melalui "youtube".
Pihak pelapor melampirkan barang bukti "screen capture" berita tentang sumbangan 400 komputer dari PT Sampoerna yang sudah diprogram untuk memenangkan Ahok.[Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?