Suara.com - Kampanye pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat meninggalkan sampah yang berserakan. Kampanye itu dihadiri oleh ribuan massa.
Massa hadir sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. Tidak hanya Paslon yang didominasi dari Partai Gerindra dan PKS, kelompok suporter Persija Jakarta, Jakmania juga hadir.
Cuaca panas, tidak menyurutkan antusias massa untuk menghadiri kampanye tersebut. Namun, akibatnya Lapangan Banteng dan jalanan di sekitarnya dipenuhi oleh sampah.
Belum ada petugas kebersihan yang membersihan sisa-sisa makanan dan minuman tersebut. Hanya pencari botol minuman bekas saja yang terlihat mengambil sampah tersebut.
Akibat kampanye akbar Anies dan Sandi itu pun jalanan di sekitar Lapangan Banteng Macet parah. Kemacetan sudah terjadi sejak di depan Stasiun Gambir hingga memasuki kawasan Lapangan Banteng.
Itu karena banyaknya bus dan kendaraan pribadi yang parkir di pinggir jalan. Petugas kepolisian juga terlihat mengamankan jalannya kampanye itu.
Tak hanya Paslon, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga hadir dalam acara itu. Dalam orasinya, Prabowo berpesan untuk memilih pemimpin Jakarta yang benar.
"Jadi harus waspada, harus tanggap, harus jeli, harus berani dalam rangka NKRI selalu dalam rangka pancasila," katanya.
Baca Juga: Jelang Debat Terakhir, Anies Baswedan Ungkap 'Mentor' Debatnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?