Suara.com - Amerika Serikat berencana menerapkan sistem baru dan lebih selektif dalam penerbitan visa di setiap kedutaannya, untuk setiap orang yang ingin masuk ke negeri Paman Sam.
Seperti dilansir media daring Rusia, Sputniknews, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS John Kelly mengusulkan agar setiap pemohon visa harus bersedia menyerahkan kata kunci atau password seluruh akun media sosialnya.
"Jika seseorang ingin masuk ke negara kita, mereka harus menyerahkan password seluruh akun media sosial. Ini bukan kebijakan diskriminatif, tapi untuk melindungi keamanan negara," tutur Kelly, saat menyampaikan usulannya itu di parlemen AS, Selasa (7/2/2017).
Ia mengatakan, kebijakan seperti ini terutama harus diberlakukan terhadap pemohon visa asal tujuh negara yang dianggap tidak memiliki aturan ketat terhadap aktifitas warganya di luar negeri.
Ketujuh negara yang dimaksud ialah, Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman.
Ia mengatakan, kebijakan seperti ini perlu dilakukan agar persentase ancaman serangan teror dari luar terhadap warga AS bisa diminimalisasi.
"Jadi, jika pemohon tak mau menyerahkan kata kunci akun media sosialnya, jangan harap mendapat visa. Saya yakin, jika pemohon itu memiliki niat baik saat di AS, maka dia akan koperatif," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar