Suara.com - Presiden RI, Joko Widodo, resmi memberikan bantuan beras sebanyak 5 ribu Matrik Ton untuk masyarakat Sri Lanka yang tengah diterpa krisis pangan.
Peresmian bantuan itu dilaukan secara simbolis di Halaman Gudang No 20, Kawasan Pergudangan Sunter, Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (14/2/2017).
Jokowi mengatakan, bantuan beras ini atas permintaan langsung Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena. Sebagai negara sahabat, Indonesia langsung memenuhi permintaan tersebut.
"Permintaan tersebut secara cepat saya respons, karena kondisinya sangat mendesak. Saya lantas meminta menteri terkait untuk menyiapkan hal bantuan. Sebagai sahabat dan salah satu negara besar di Asia, sudah sepantasnya Indonesia bersama Sri Lanka menghadapi situasi-situasi sulit. Alhamdulillah kita bisa mengirimkan bantuan tersebut," tuturnya.
Jokowi menambahkan, Indonesia memiliki hubungan baik dengan Sri Lanka sejak lama. Hubungan tersebut sudah mulai dibina sejak Sri Lanka mengikuti Konferensi Asia-Afrika, tahun 1955.
"Saya kira sejarah itu yang kita lihat. Dengan mengucap bismillahirahmanirohim, bantuan pangan sebagai tanda persahabatan Indonesia Sri Lngka secara resmi saya berangkatkan," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur