Suara.com - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Prasetio Edi Marsudi senang dengan hasil hitung cepat perolehan suara sementara di Pilkada Jakarta 2017. Pasalnya, pasangan petahana untuk sementara mengungguli dua penantangnya.
"Kami makasih pada warga Jakarta yang telah memilih Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot. Hingga saat ini kita unggul sebagai pemenang pilkada," ujar Prasetio di posko pemenangan Ahok-Djarot, jalan Lembang Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).
Terkahir, politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan pernyataan sikap terkait dilakukannya quick count atau penghitungan cepat yang ditayangkan oleh media televisi saat ini dari survei-survei yang dilakukan.
Berikut isi pernyataan sikap yang dibacakan:
Satu, hasil hitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei yang ditayangkan oleh media televisi, bukan merupakan hasil resmi KPU DKI Jakarta.
Dua, dalam pelaksanaan Pilkada DKI 2017, sementara ini kami masih menemukan adanya penyelenggaraan Pilkada yang belum profesional oleh KPU dan Bawaslu, di berbagai TPS. Seperti banyak nama pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetapi tidak mendapat surat C6 sehingga banyak yang tidak mendapatkan hak pilihnya berupa suara di berbagai TPS di Jakarta.
Tiga, kami masih mengumpulkan laporan pelanggaran yang lain serta menelusurinya. Kami akan tindak lanjuti laporan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok