Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abdul Aziz tertawa saat ditanya akan mendukung pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purmaa (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua Pilkada Jakarta 2017.
Kepada wartawan Suara.com, Aziz menjelaskan PPP hingga saat ini belum menentukan sikap akan mendukung Ahok-Djarot, atau pasangan calon nomor urut tiga Anies Basweda dan Sandiaga Uno setelah jagoannya di Pilkada Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni dipastikan tak lolos putaran pertama.
"Gini, kita ada beberapa mekanisme internal yang akan kita jalanin selama satu minggu ini," ujar Aziz seraya tertawa, Jumat (17/2/2017).
Mekanisme diawali rapat internal DPW PPP yang akan dilaksanakan besok. Kemudian, setelah menentukan mendukung Ahok atau Anies, DPW akan melakukan konsultasi dengan DPP PPP dan Ketua Umum Romahurmuziy.
Setelah melakukan rapat yang memakan waktu satu minggu, Aziz mengatakan pada tanggal 23 Februari ini pihaknya sudah mempunyai jawaban akan mendukung Ahok - Djarot atau Anies - Sandiaga.
"Targetnya satu minggu sejak kemarin setelah pencoblosan. Berarti 23 Febuari baru ada keputusan," kata dia.
Terakhir, Aziz mengatakan "Koalisi Cikeas" atau partai pengusung Agus - Sylvi, Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN, hingga kini belum secara resmi dibubarkan.
"Belum ada pembubaran, belum ada. Kita masih komunikasi, karena proses perhitungan manual (KPU DKI) kan belum selesai, kita harus kawal itu dulu," kata Aziz.
Baca Juga: Pengaruh Tokoh Agama dan Pensiunan TNI Penyebab Suara Anies Besar
Berita Terkait
-
TPS Ini 100 Persen Milik Ahok, Ketua RW: Banyak Anjing Liar
-
Cerita dari TPS 32, Ahok Menang 100 Persen, Anies dan Agus Nol
-
Anies Mau "Drainase Vertikal", Ahok Tetap Normalisasi Sungai
-
Ahok Akhirnya Akui Jakarta Belum Seratus Persen Bebas Banjir
-
Saran Unik nan Lucu Agar Ahok Menang Putaran Kedua Pilkada
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape